Tayangan halaman minggu lalu

Kamis, 19 Januari 2012

_Tegang_


_Tegang_

oleh Jan Christian Alexander pada 12 Januari 2012 pukul 19:15


Tanpa sadarku si anu meradang..
Tanpa sengaja tanpa dibuat..

Ah..
Tegang kubilang..
Sakit kurasa tanpa sentuhan..
Rindu gairah panas dalam jemari tangan..
Mengusap anuku keseluruh bagian..

Ayo sayang sentuhlah jangan malu..
Dan usaplah tanpa ragu..
Tolong lepaskan tegangku..
Kumohon, jangan buatku menunggu..
Menahan kejang anuku..



*Anuku=Leherku..
(TENGENG)

Raih Aku


Raih Aku

by AyEx Merebean on Saturday, January 14, 2012 at 9:24am





Aku terpuruk..
Jatuh tenggelam dalam pelukan pedihku..
Sesaat setelah kau patahkan hatiku..

Bukan cinta jika kau tak ada..
Bukan sayang jika hanya terbayang..

Raih aku..
Rengkuhlah aku segenap hatimu..
Jangan buatku menunggu..
Hanya kau yang mampu..
Sembuhkanku..
Hanya kau yang bisa..
Merubahnya..

Raih aku.. raih aku.. dengan kasihmu..
dengan cintamu..
Itu yang aku mau..


Siapakah Engkau


Siapakah Engkau

oleh Jan Christian Alexander pada 12 Januari 2012 pukul 18:40



Kau bukan api..
Namun dengan sigap kau hangatkan raga ini..
Kau bukan ibuku..
Namun sapamu melembutkan hatiku..
Siapakah engkau wahai rupa ibunda..
Siapakah engkau wahai hangat sang mentari pagi..
Terlahirkah kau untukku?
Terciptakah kau bagiku?
Hadirmu tambatkan hatiku..
Tuk bangunkan pagiku dalam lelap..
Aku berharap padamu...
Dengan sepenuh hatiku..
Dengan sepenuh jiwaku...
Aku menantimu..





Tak Tertahankan


Tak Tertahankan

oleh Jan Christian Alexander pada 11 Januari 2012 pukul 11:31


Aku bicara tentang hasrat..
Kedamaian hati yang tak bersyarat..
Harusnya rasa itu dengan sendirinya terikat..
Tapi jika kita saling sependapat..

Aku tak berkenan..
Jika rasa ini tertahan..
Mengekang arti kebebasan..
Hingga akhirnya kusimpulkan..
Rasa ini sungguh tak tertahankan..
Karena dia teman dan juga lawan...



Lembayung Senja Kesedihan


Lembayung Senja Kesedihan

oleh Jan Christian Alexander pada 7 Januari 2012 pukul 4:06



Ketika kutatap langit..
Nanar tertahanku untuk menjerit..
Aku mengenalmu sama seperti kau mengenalku..
Kepedihan menikamku..

Lembayung senja kesedihan..
Telah tiba waktuku kau singkirkan..
Keluar dari dunia cinta maupun harapan...
Tuk sematkan sejuta kerapuhan..
Agar kumampu mencumbu kesepian..
Dan jadikan kesunyian jiwaku sebagai peradaban..

Lembayung Senja Kesedihan, lumatkan aku dalam pelukmu..
Kini, nanti, hingga akhirku...




Aku Bukanlah Bangsawan

Aku Bukanlah Bangsawan

by AyEx Merebean on Thursday, January 5, 2012 at 5:00am





Ada kata merujuk kepadaku..
Seketika itu pula jiwaku membeku..

Dulu..
Kau katakan, selama ada cinta kita kan bahagia bersama..
Selama ada dalam cinta kita kan berduka bersama..
Itu dulu..

Aku memang bukan bangsawan..
Dengan menjentikkan jari saja semua tersedia..
Aku hanya orang biasa yang hanya inginkan cinta..

Dulu..
Kau yakinkan aku, bahwa berbeda prinsip akan saling melengkapi...

Namun kini...
Lhtlah dirimu.. Kau tetap paksakan perbedaan prinsip dgn orang lain.. 






Jumat, 09 Desember 2011

Sampaikan Pada Hatimu


Sampaikan Pada Hatimu

by AyEx Merebean on Friday, December 9, 2011 at 7:07pm



Saat kubisikan kata cinta...
Jangan kau dengarkan dengan telinga...
Namun pahamilah dengan segenap jiwa...
Bahwa aku mencintai adanya dirimu yang tercipta...

Saat ku buktikan kata sayangku...
Jangan kau lihat dengan mata..
Namun pahamilah dengan segenap hati...
Bahwa aku menyayangi dirimu tanpa henti...

Sampaikan pada hatimu aku mencintaimu...
Sampaikan pada jiwamu bahwa aku menyayangimu...
Seperti saat pertama bertemu...
Seperti kini dan nanti selalu...

(Wish Our Dreams Come True)

Rabu, 07 Desember 2011

Tetaplah Di sini...


Tetaplah Di sini...

by AyEx Merebean on Thursday, December 8, 2011 at 9:54am



Tetaplah di sini...
Wahai kau wanita...
Temaniku dalam suka..
Kuatkanku dalam duka...
Seiring bersama habiskan masa..

Tetaplah disini...
Wahai kau Pria...
Tenangkan jiwanya...
Kuatkan hatinya...
Seiring langkah menuju bahagia...

Jangan pernah kau berpaling...
Jangan pernah pula kau menjauh...
Agar musnahlah resah...
Agar sirnalah gundah...
Dan temukan kembali simpul bahagia...
Satu untuk selamanya...
Bersatu untuk selamanya....